Keberhasilan ditentukan oleh ukuran keyakinan kita untuk meraih kemenangan!
Pepatah mengatakan...
Apa yang sedang kita pikirkan, itulah yang sedang terjadi, atau akan terjadi.
Latihlah ia terus menerus... bukan hanya sesaat, tapi berkesinambungan... sepanjang waktu!
Manusia tidak dikalahkan dengan kegagalan,
tapi, Manusia dikalahkan oleh keputus asaan
Bukanlah seberapa banyak kegagalan yang perlu kita hitung,
tapi, Seberapa banyak kita bangkit kembali
"Belajar ketika orang lain tidur, bekerja ketika orang lain bermalasan, dan bermimpi ketika orang lain berharap."
Mengapa kita terus katakan
"Saya tidak ada waktu"
Padahal waktu kita dengan waktu orang yang sukses, orang yang berhasilmembuat ratusan lembar buku, orang nyang punya milyaran uang, waktu kita tetap sama 24 jam.
kenapa hasilnya berbeda itu semua karena bagaimana kita mengambil keputusan untuk menggunakan waktu yang singkat itu........
Kesuksesan besar yang kita peroleh merupakan hasil dari langkah kecil kita sebelumnya. dan jika kemarin kita berhenti maka kita saat ini tidak akan berada disini
dan jika Thomas Alfa Edyson tidak melakukan 999 langkah kecilnya maka mungkin saat ini kita masih dalam kegelapan.
dan langkah kecil kita yang paling baik berawal dari hati kita.....
Penghargaan tertinggi bukanlah apa yang kita dapatkan melainkan apa yang telah kita lakukan
Melakukan hal yang baik
lebih baik dari pada
Mengucapkan yang terbaik
Kita tidak akan berakhir ketika kita kalah
tapi,
Kita akan berakhir ketika kita berhenti (menyerah)
Allahlah yang menentukan apa jalan kita
dan kita yang menentukan bagaimana jalannya
Ungkapan yang sangat indah :
" Wahai Tuhanku jika aku beribadah karena mencari surgamu atau takut karena nerakamu, maka masukkanlah aku kedalam neraka,
Tapi jika aku beribadah karena cinta kepadamu maka masukkanlah aku kedalam surgamu..."
Mungkinkah kita melakukan apa yang orang bijak katakan ini !!tapi yang terpenting apa yang terbaik bagi kita itulah yang kita lakukanjangan pikirkan kata org lain yang penting MAJU TERUS PANTANG MUNDUR (Geng....geng....ng.....geng....)Kata-kata Orang Bijak I Terima kasilah kepada orang yang telah Mencelakai anda, karena dia telah melatih kegigihan hati anda.I Terimaksilah kepada orang yang telah Menipu anda, karena dia telah menambah pengalaman dan wawasan anda.I Terimakasilah kepada orang yang telah Mencambuk anda, karena dia telah membersihkan karma buruk anda.I Terimakasilah kepada orang yang telah Meninggalkan/Mencampakkan anda, karena dia telah mendidik anda untuk mandiri.I Terimakasilah kepada orang yang telah Menjatuhkan anda, karena dia telah menguatkan kemampuan anda.I Terimakasilah kepada orag yang telah Memarahi anda, karena dia telah membantu menumbuhkan ketenangan dan kebijaksanaan anda.I Terimakasilah kepada semua orang yang telah membuat ANDA KUAT, KOKOH, BERHASIL,......
ketika aku masih muda dan bebas berkhayal,aku bermimpi ingin mengubah duniaseiring dengan bertambahnya usia dan kearifankukudapati bahwa dunia tidak kunjung berubah.Maka cita-cita itu pun ku persempitlalu kuputuskan untuk hanya mengubah negeriku namun tampaknya,hasrat itupun tiada hasilketika usia semakin senja,dengan semangatku yang makin tersisa, kuputuskan untuk mengubah keluargakuorang-orang yang paling dekat dengankutetapi celakanyamerekapun tidak mau diubahdan kini sementara aku terbaring saat ajal menjelang, tiba-tiba ku sadari :andaikan yang pertama-tama kuubah adalah diriku,maka dengan menjadikan diriku teladan. Mungkin aku bisa mengubah keluargaku,lalu berkat inspirasi dan dorongan mereka,bisa jadi akupun mampu memperbaiki negeriku, kemudian siapa tahu,aku bahkan bisa mengubah dunia
Berikut beberapa pesan Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib kepada puterabeliau Imam Hasan Al-Mujtaba as:".... Wahai puteraku, jagalah empat hal dan empat hal lagi niscaya kamutidak akan mendapat mara bahaya jikalau mengamalkannya: Sesungguhnyakekayaan yang terbesar adalah akal (kearifan), kemiskinan yang terbesaradalah kedunguan, kesendirian yang paling menakutkan adalah pembanggaandiri sendiri dan kemuliaan (yang hakiki) adalah kebaikan akhlak. Wahaiputeraku, hindarilah berteman dengan orang yang dungu/bodoh, karena(ketika) dia ingin memberi manfaat padamu ternyata bahkan membahayakanmu(karena kebodohannya). Hindarilah berteman dengan orang yang bakhil(pelit), karena dia akan 'melalaikanmu' terhadap hal-hal yang sangat kaubutuhkan. Hindarilah berteman dengan orang durjana/pendosa, karena dia akanmenjual (harga diri) mu dengan harga yang sangat murah. Hindarilah bertemandengan orang pendusta, karena dia bak fatamorgana; mendekatkan hal-hal yangjauh dan menjauhkan hal-hal yang dekat." (Nahjul Balaghoh)
Waktuku terus berkurang,
tapi apa yang kudapatkan.
Takterasa kini tlah dewasa,